Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi Teks Argumentasi, yang disebabkan oleh penggunaan metode konvensional yang monoton. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa kelas XI SMAN 30 Bone melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video animasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, mengikuti model Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas XI F2. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar (pretest dan posttest), serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan secara bertahap. Pada pra-tindakan, ketuntasan klasikal hanya 0% dengan rata-rata nilai 37,21. Pada Siklus I, setelah penerapan PBL berbantuan video animasi, ketuntasan meningkat menjadi 25% dengan rata-rata 65,50. Pada Siklus II, dengan perbaikan pada aspek pengelolaan kelas dan bimbingan intensif, ketuntasan mencapai 100% dengan rata-rata nilai 87,59. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi model PBL dengan video animasi efektif dalam meningkatkan keterlibatan kognitif siswa dan hasil belajar pada materi Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2025