Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan bahasa asing dalam konten TikTok yang sering kali tidak dipahami secara utuh oleh pengguna sehingga berpotensi menimbulkan pergeseran makna dalam komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta makna neologisme jenis pinjaman yang muncul dalam konten TikTok tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat terhadap video, caption, dan komentar pada konten TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 14 data neologisme jenis pinjaman yang seluruhnya berasal dari bahasa Inggris. Neologisme tersebut mengalami proses adaptasi makna sesuai dengan konteks penggunaan di media sosial, seperti pergeseran makna, perluasan makna, dan penggunaan bernuansa sarkas atau humor. Neologisme pinjaman tersebut dimanfaatkan sebagai sarana ekspresi identitas, kedekatan sosial, serta strategi komunikasi yang bersifat kreatif dan informal. Temuan ini menunjukkan bahwa TikTok berperan sebagai ruang produktif dalam pembentukan kosakata baru sekaligus mencerminkan dinamika perkembangan bahasa Indonesia di tengah pengaruh globalisasi dan budaya digital.
Copyrights © 2025