Penelitian ini bertujuan mengetahui kebutuhan peserta didik dan pendidik pada pembelajaran teks prosedur kelas XI AKL SMK di Purwokerto. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui tahap analisis model ADDIE dengan teknik observasi, wawancara, dan angket. Hasil angket menunjukkan bahwa 99,4% peserta didik menilai modul penting dan memudahkan pembelajaran, 94,2% membutuhkan materi yang kontekstual, serta 98,1% menyetujui integrasi nilai karakter dalam pembelajaran. Temuan tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan saat ini belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan peserta didik sesuai kejuruan maupun penguatan nilai karakter. Data penelitian menegaskan bahwa pembelajaran teks prosedur memerlukan bahan ajar yang relevan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik SMK. Simpulan penelitian ini menyatakan perlunya pengembangan modul kontekstual bermuatan karakter sebagai alternatif bahan ajar untuk meningkatkan efektivitas dan kebermaknaan pembelajaran sesuai yang dibutuhkan dunia kerja.
Copyrights © 2025