Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak autis kelas III SD di SKh Elok Asri yang menunjukkan perilaku maladaptif berupa perilaku mengupil menggunakan jari dan perilaku menjilat jari setelah mengupil. Perilaku tersebut menyebabakan subjek mimisan, kurang fokus dalam pembelajaran dan pengerjaan tugas. Melihat permasalahan tersebut, peneliti akan mencoba melakukan modifikasi perilaku berupa penerapan metode Differential Reinforcement Of Alternative Behavior (DRA) pada subjek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode DRA dapat mengurangi perilaku maladaptif yang ditunjukkan subjek. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dianalisis menggunakan ststistik deskripstif yang disajikan dalam bentuk tabel dan garfik. Frekuensi perilaku mengupil di sekolah pada baseline (A2) 37 lebih kecil dari hasil baseline (A1) 47. Adapun frekuensi perilaku menjilat jari setelah mengupil pada fase baseline 2 (A2) adalah 32 yang hasilnya dibawah fase baseline 1 (A1) 41. Selanjutnya perilaku mengupil di rumah pada baseline (A2) 26 lebih kecil dari hasil baseline (A1) 31. Adapun frekuensi perilaku menjilat jari setelah mengupil pada fase baseline 2 (A2) adalah 18 yang hasilnya dibawah fase baseline 1 (A1) 25. Hasil penelitian yang dilakukan di sekolah dan di rumah menunjukan bahwa metode DRA dapat mengurangi perilaku maladaptif pada subjek.
Copyrights © 2025