Tujuan penelitian ini adalah menganalisis representasi Syaikhona Kholil dalam PERCA CARÉTA DÂRI MADHURÂ. Buku ini merupakan kumpulan cerita tentang tokoh-tokoh yang dipercaya memiliki kesaktian atau kesaktian dan berkontribusi dalam perkembangan masyarakat secara budaya dan agama. Salah satunya adalah Syaikhona Kholil. Representasi Syaikhona Kholil dianalisis menggunakan teori psikoanalitik Freud untuk menemukan sifat-sifat yang melekat pada dirinya sebagai sosok yang sangat dihormati di Madura. Dalam teori psikoanalitik Freud, id adalah komponen biologis, ego adalah komponen psikologis, sedangkan superego adalah komponen sosial. Penelitian ini didasarkan pada metode deskripsi kualitatif. Untuk mengumpulkan data, peneliti membaca buku PERCA CARÉTA DÂRI MADHUR karya Iqbal Nurul Azhar. Peneliti membacanya berulang-ulang kemudian menuliskan poin-poin tertentu yang dianggap sesuai dengan teori dan memilah-milah poin-poin tersebut untuk dibahas lebih detail dalam artikel. Hasilnya menunjukkan bahwa Syaikhona Kholil adalah orang yang memiliki keinginan kuat untuk belajar. Ia juga dipandang sebagai orang yang pekerja keras dan rajin. Kata kunci: Psychoanalysis; Folklore; Sigmund Freud; Syaikhona Kholil
Copyrights © 2022