Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada kegiatan pembelajaran IPAS siswa sekolah dasar kelas V. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas), dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi . Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan pengamatan langsung kepada siswa dengan menggunakan lembar observasi atau dengan cara memantau aktivitas belajar siswa pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Partisipan penelitian ini adalah siswa kelas V SDK Gurusina yang berjumlah 10 siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V SD pada mata pelajaran IPAS. Hal ini dapat diamati dari hasil evaluasi peningkatan yang dilakukan pada siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterlibatan siswa antara siklus I (59%) dan siklus II (80%). Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran kontekstual sangat penting untuk melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran IPAS kelas lima.
Copyrights © 2025