Al-Qur'an adalah petunjuk yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW untuk menjadi panduan atau petunjuk bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan.. Selain berperan sebagai petunjuk, Al-Qur’an memiliki keistimewaan karena dapat dihafal secara rinci oleh manusia, baik dari segi lafaz, susunan kata, maupun tanda baca. Namun, bukanlah perihal yang mudah dalam proses menghafalkan al-Quran, khususnya bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah, Terutama dalam mempertahankan ingatan agar selalu kuat dan tidak cepat hilang.. Kondisi ini menuntut adanya metode pembelajaran yang efektif, seperti metode ziyadah dan muroja’ah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan integrasi metode muraja'ah dan ziyadah dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an Juz 30 di MI Raisul Anwar. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Adapun Subjek penelitian ini yaitu meliputi guru dan orang tua siswa, sedangkan objek penelitian yaitu siswa kelas I hingga VI yang berjumlah 165 siswa dengan 17 tenaga pengajar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami implementasi penggabungan metode murojaah dan ziyadah dalam memperbaiki mutu kualitas hafalan Al-Qur’an Juz 30 di MI Raisul Anwar. penelitian ini membuahkan hasil bahwa integrasi metode muroja’ah dan ziyadah diyatakan efektif dalam meningkatkan kualitas hafalan siswa. Metode muroja’ah berfungsi untuk memperkuat dan menjaga hafalan yang telah dimiliki, sedangkan metode ziadah digunakan untuk menambah hafalan baru secara bertahap dan sistematis.
Copyrights © 2026