Penelitian ini mengkaji kondisi kemiskinan dan ketimpangan sosial yang terjadi di Desa Sidorejo. Kemiskinan digambarkan sebagai ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, papan, pendidikan, dan kesehatan. Ketimpangan sosial ekonomi terlihat dari perbedaan pendapatan, akses terhadap fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta peluang kerja di desa tersebut. Faktor utama penyebabnya meliputi rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan akses terhadap layanan dasar, serta ketidakmerataan distribusi kekayaan dan peluang. Berbagai upaya penanggulangan dilakukan melalui peningkatan keterampilan, akses permodalan, dan peningkatan fasilitas dasar guna mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, partisipasi masyarakat dan kerjasama antar pihak menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan program pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur dari berbagai sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengentasan kemiskinan membutuhkan upaya lintas sektor yang berkelanjutan dan terintegrasi.
Copyrights © 2026