Kemajuan teknologi digital yang berlangsung secara cepat telah mendorong institusi perguruan tinggi untuk mengembangkan sistem administrasi akademik yang lebih optimal, efektif, dan presisi, terutama dalam pengelolaan kehadiran mahasiswa. Sistem absensi tradisional yang masih mengandalkan tanda tangan manual dinilai kurang mampu menjamin keakuratan data karena rentan terhadap berbagai permasalahan, seperti manipulasi kehadiran, praktik penitipan absensi, serta lambatnya proses pengolahan data presensi. Fenomena tersebut masih dijumpai pada sejumlah perguruan tinggi di Medan, Sumatera Utara, sehingga dibutuhkan pembaruan sistem yang mampu meningkatkan transparansi serta validitas data kehadiran mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknologi barcode pada sistem absensi mahasiswa berbasis web sebagai upaya meningkatkan ketepatan pencatatan kehadiran dan efektivitas administrasi akademik. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode pengembangan sistem model Waterfall yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, hingga evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, studi dokumentasi, dan penyebaran angket kepada dosen maupun mahasiswa sebagai pengguna sistem. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan barcode pada sistem absensi berbasis web mampu meningkatkan akurasi data kehadiran mahasiswa, meminimalkan potensi kecurangan absensi, mempercepat proses validasi kehadiran, serta memudahkan pengelolaan informasi akademik secara real-time. Selain itu, sistem yang dikembangkan memperoleh tanggapan positif dari pengguna karena dianggap lebih praktis, efisien, dan mendukung kelancaran proses pembelajaran. Oleh sebab itu, implementasi barcode dalam sistem absensi mahasiswa berbasis web dapat dipandang sebagai alternatif solusi yang efektif untuk meningkatkan mutu administrasi akademik sekaligus mendukung transformasi digital perguruan tinggi di Medan, Sumatera Utara.
Copyrights © 2026