Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat: (1) Peningkatan literasi sains peserta didik kelas VII SMPN 1 Sumarorong setelah penerapan pendekatan Culturally responsive Teacihing (CRT). (2) Perbedaan yang signifikan literasi sains peserta didik setelah diterapkan pendekatan Culturally responsive Teacihing (CRT). Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah One Grup pretest-posttest Design. Populasi penelitian ini mencakup seluruh peserta didik kelas VII SMPN 1 Sumarorong yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah keseluruhan 116 peserta didik. Pengambilan sampel dipilih menggunakan teknik random sampling yang dilakukan secara acak tanpa stratifikasi yang ada dalam populasi. Instrumen penelitian berupa lembar tes literasi sains merupakan soal pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata N-Gain hasil belajar peserta didik setelah penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) sebesar 0,34 dengan kategori sedang. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan literasi sains peserta didik kelas VII SMPN 1 Sumarorong sebelum dan setelah penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT).
Copyrights © 2026