Rendahnya efisiensi pengelolaan kas akibat sistem pencatatan yang masih bersifat semi-manual menjadi permasalahan utama di Perumda Kerta Bali Saguna, khususnya dalam proses rekapitulasi yang memerlukan waktu relatif lama dan berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan data. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi laporan keuangan melalui penerapan sistem rekapitulasi kas berbasis digital serta penguatan budaya kerja profesional (workplace respect). Metode pelaksanaan meliputi observasi, perancangan dan implementasi sistem digital, pemaparan kepada Direktur Keuangan, serta edukasi workplace respect melalui media visual dan komunikasi internal. Hasil menunjukkan bahwa sistem digital mampu mengintegrasikan data kas harian ke dalam rekapitulasi bulanan secara otomatis serta meningkatkan efisiensi waktu penyusunan laporan dari sekitar 2–3 hari menjadi kurang dari 1 hari kerja (peningkatan efisiensi lebih dari 60%). Selain itu, penerapan workplace respect turut meningkatkan kualitas komunikasi kerja dan ketepatan penyampaian informasi keuangan. Dengan demikian, digitalisasi sistem keuangan yang didukung budaya kerja profesional terbukti mampu meningkatkan efektivitas operasional organisasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026