Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition
Vol. 1 No. 1 (2026): Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition

Peran Pola Makan Berisiko Sebagai Prediktor Obesitas: Studi Observasional pada Kelompok Remaja di Kota Padangsidimpuan

Anto J. Hadi (Department of Public Health, Faculty of Health, Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, North Sumatera, Indonesia)
Lucy Widasari (Department of Public Health, Faculty of Health, Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, North Sumatera, Indonesia)
Hapiz Arlanda Sani (Department of Public Health, Faculty of Health, Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, North Sumatera, Indonesia)
Erni Yetti R (Department of Health Promotion and Behavioral Science, Akademi Kesehatan Sinar Kasih Toraja, Tana Toraja, Indonesia)
Zadrak Tombeg (Department of Mother and Children Health, Akademi Kesehatan Sinar Kasih Toraja, Tana Toraja, Indonesia)
Saskiyanto Manggabarani (Department of Nutrition, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Mar 2026

Abstract

Obesitas remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh interaksi faktor biologis, perilaku, dan lingkungan. Pola makan berisiko ditandai oleh tingginya konsumsi makanan padat energi (gorengan/fast food), minuman berpemanis, makanan ultra-proses, serta rendahnya konsumsi serat dari buah dan sayur diperkirakan berperan sebagai prediktor utama terjadinya obesitas. Bukti lokal berbasis komunitas diperlukan untuk memetakan faktor diet yang paling berkontribusi pada risiko obesitas remaja di Kota Padangsidimpuan. Menganalisis peran pola makan berisiko sebagai prediktor kejadian obesitas pada kelompok remaja di Kota Padangsidimpuan. Penelitian kuantitatif analitik dengan desain observasional potong lintang pada remaja di Kota Padangsidimpuan. Sampel diperoleh menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah responden (n=136). Data pola makan dikumpulkan menggunakan kuesioner frekuensi konsumsi/food frequency questionnaire (FFQ) dan diklasifikasikan menjadi pola makan berisiko rendah dan tinggi berdasarkan skor standar angka kecukupan gizi. Status obesitas ditentukan melalui pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) dan dikategorikan menggunakan indikator IMT menurut umur (IMT/U) dengan rujukan standar WHO. Analisis mencakup univariat, uji bivariat (Chi-square), serta regresi logistik untuk memperoleh prevalence odds ratio (POR) dan 95%CI (α=0,05). Proporsi remaja dengan pola makan berisiko tinggi sebesar (64,0%) dan prevalensi obesitas sebesar (50,0%). Pola makan berisiko tinggi berhubungan bermakna dengan obesitas (p<0,05) dan tetap menjadi prediktor setelah pengendalian kovariat utama jenis kelamin dengan POR (14,22; 95% CI 4,66–43,45). Pola makan berisiko merupakan prediktor penting kejadian obesitas pada remaja di Kota Padangsidimpuan. Disarankan penguatan edukasi gizi, pembatasan konsumsi minuman berpemanis dan makanan ultra-proses, peningkatan akses buah-sayur, serta intervensi berbasis sekolah dan keluarga untuk membentuk kebiasaan makan sehat. Kata kunci: Pola Makan Berisiko; Obesitas; Remaja; Prediktor; IMT/U.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nutrition

Publisher

Subject

Description

Journal of Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition is a scholarly journal dedicated to publishing high-quality scientific research in the areas of malnutrition, public health, and local wisdom-based nutrition. The journal provides an academic platform for researchers, academics, and ...