Anak-anak di Desa Julubori masih menghadapi kesulitan dalam membaca dan berhitung sederhana. Meskipun sebagian sudah mengenal huruf dan angka, kemampuan mereka belum merata, ada yang sudah lancar membaca dan berhitung, namun banyak pula yang masih kesulitan mengeja dan melakukan operasi hitung dasar. Kondisi ini menjadi perhatian karena literasi dan numerasi merupakan keterampilan fundamental abad ke-21 yang penting untuk keberhasilan akademik dan pemecahan masalah sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut, tim KKN-Tematik Universitas Negeri Makassar melaksanakan program Jendela Ilmu Julubori yang difokuskan pada pembelajaran dasar membaca dan berhitung. Program ini berlangsung selama dua bulan, dilaksanakan sekali sepekan dengan metode variatif seperti pendampingan individual, diskusi kelompok kecil, pembelajaran langsung, kuis evaluatif, serta kegiatan menyenangkan berupa doa, nyanyian, dan ice breaking. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi dan numerasi anak-anak, disertai dengan meningkatnya motivasi, rasa percaya diri, dan minat belajar. Anak-anak menjadi lebih aktif, berani bertanya, serta menunjukkan sikap positif terhadap pembelajaran. Dengan demikian, program Jendela Ilmu Julubori efektif dalam memperkuat literasi dan numerasi sekaligus menumbuhkan karakter positif anak-anak desa.
Copyrights © 2026