Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan dan memperkuat budaya anti-korupsi melalui penyuluhan pendidikan anti-korupsi kepada siswa SMA Institut Indonesia Semarang. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, meliputi penyampaian materi dalam Kelas Inspirasi, pelaksanaan Proyek Aksi Nyata, dan Kampanye Digital Anti-Korupsi. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman siswa dari 42% menjadi 86%. Proyek aksi yang dijalankan antara lain Kotak Saran Anti-Korupsi dan Pengawasan Kantin Jujur, sedangkan kampanye digital dilakukan melalui konten kreatif di media sosial. Tim pengabdian yang terdiri dari akademisi lintas disiplin berperan aktif dalam menyusun kurikulum, merancang pendekatan pembelajaran karakter, serta mengintegrasikan nilai-nilai historis dan kebangsaan. Tindak lanjut dilakukan melalui pendampingan intensif dan pembentukan Duta Integritas Sekolah sebagai upaya keberlanjutan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran integritas siswa dan dapat dijadikan model penguatan karakter berbasis nilai antikorupsi di lingkungan pendidikan
Copyrights © 2025