Kecemasan akademik merupakan masalah yang sering dialami mahasiswa dan berdampak pada motivasi, konsentrasi, serta proses belajar. Dalam pendidikan keagamaan Buddha, kecemasan dipahami sebagai bentuk penderitaan batin yang muncul akibat ketidaksadaran dan kemelekatan terhadap hasil akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna pengalaman meditasi One Day Mindfulness (ODM) dalam menghadapi kecemasan akademik mahasiswa Pendidikan Agama Buddha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan penelitian berjumlah lima mahasiswa aktif yang telah mengikuti praktik ODM minimal selama tujuh hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan reflektif peneliti. Analisis data mengacu pada model fenomenologis Moustakas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mempraktikkan ODM, mahasiswa mengalami kecemasan akademik berupa rasa gelisah, takut, menurunnya motivasi, dan sulit berkonsentrasi. Setelah rutin melakukan meditasi ODM, mahasiswa menjadi lebih tenang, sadar terhadap pikiran dan perasaan, serta mampu menerima dan mengelola kecemasan secara lebih realistis. Meditasi ODM berperan dalam menurunkan kecemasan akademik sekaligus memperkuat kesadaran dan keseimbangan batin mahasiswa.
Copyrights © 2026