Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengalaman Meditasi ODM terhadap Kecemasan Akademik Mahasiswa: dalam Pendidikan Keagamaan Buddha Pheng Khiu Danawe; Lauw Acep
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan akademik merupakan masalah yang sering dialami mahasiswa dan berdampak pada motivasi, konsentrasi, serta proses belajar. Dalam pendidikan keagamaan Buddha, kecemasan dipahami sebagai bentuk penderitaan batin yang muncul akibat ketidaksadaran dan kemelekatan terhadap hasil akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna pengalaman meditasi One Day Mindfulness (ODM) dalam menghadapi kecemasan akademik mahasiswa Pendidikan Agama Buddha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan penelitian berjumlah lima mahasiswa aktif yang telah mengikuti praktik ODM minimal selama tujuh hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan reflektif peneliti. Analisis data mengacu pada model fenomenologis Moustakas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mempraktikkan ODM, mahasiswa mengalami kecemasan akademik berupa rasa gelisah, takut, menurunnya motivasi, dan sulit berkonsentrasi. Setelah rutin melakukan meditasi ODM, mahasiswa menjadi lebih tenang, sadar terhadap pikiran dan perasaan, serta mampu menerima dan mengelola kecemasan secara lebih realistis. Meditasi ODM berperan dalam menurunkan kecemasan akademik sekaligus memperkuat kesadaran dan keseimbangan batin mahasiswa.
Penerapan Meditasi Untuk Meningkatkan Konsentrasi Dan Prestasi Belajar Siswa Kelas VII Sekolah Darma Yudha Pekanbaru TABAH WISNU WIBOWO; Lauw Acep; Mettadewi Wong
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan dan Pendidikan Dasar
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v7i1.2988

Abstract

Penelitian bertujuan meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar 30 siswa kelas VII SMP Darma Yudha Pekanbaru melalui meditasi. Desain Penelitian Tindakan Kelas, dua siklus (Kemmis-McTaggart). Data: observasi konsentrasi, tes, catatan lapangan. Meditasi 5 menit sebelum pembelajaran dilaksanakan secara sistematis. Temuan: keterlibatan aktif meningkat, distraksi menurun, respons pertanyaan lebih cepat; nilai rata-rata 72,00 naik signifikan menjadi 82,00. Meditasi terbukti efektif, murah, dan mudah diterapkan untuk optimalisasi kognitif siswa SMP.
Konvergensi Buddhisme dan Neuroscience: Tinjauan Sistematis terhadap Dampak Meditasi Buddhistik terhadap Plastisitas Otak dan Transformasi Kesadaran Lie Li Cu; Lauw Acep; Edi Priyono
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9326

Abstract

Penelitian ini menyajikan tinjauan pustaka sistematis mengenai konvergensi antara Buddhisme dan neuroscience, dengan fokus pada dampak praktik meditasi Buddhistik terhadap plastisitas otak, regulasi emosi, dan transformasi kesadaran. Melalui analisis terhadap 30+ artikel dari jurnal bereputasi tinggi (2004–2025), penelitian ini mensintesis temuan empiris tentang perubahan struktural dan fungsional otak pada praktisi meditasi jangka panjang. Hasil menunjukkan bahwa meditasi Samatha, Vipassana, dan Metta secara signifikan memodulasi jaringan mode default (DMN), meningkatkan konektivitas fronto-parietal, serta menstabilkan osilasi gamma dan theta. Temuan ini mendukung hipotesis bahwa latihan mental dalam Buddhisme dapat menginduksi neuroplastisitas yang terukur, membuka jalan bagi integrasi kontemplatif dalam intervensi klinis. Penelitian ini juga mengidentifikasi kesenjangan metodologis dan merekomendasikan pendekatan neurofenomenologis untuk penelitian masa depan.
Digital Buddhism: Demokratisasi dan Komodifikasi Spiritualitas di Era Media Digital Tonny Wijono; Lauw Acep; Edi Priyono
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9358

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena Digital Buddhism sebagai transformasi praktik keagamaan Buddhis di era digital dengan fokus pada dinamika demokratisasi dan komodifikasi spiritualitas. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka sistematis, penelitian ini mengkaji literatur ilmiah terkait digital religion, media sosial, dan praktik Buddhisme kontemporer yang dipublikasikan dalam periode 2019-2024. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif-kritis dengan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjükkan bahwa media digital mendorong demokratisasi spiritualitas melalui akses luas terhadap ajaran Buddha, praktik meditasi, dan komunitas virtual tanpa batasan geografis dan institusional. Namun demikian, fenomena yang sama menghadirkan tantangan komodifikasi spiritualitas, di mana praktik keagamaan dikemas sebagai produk digital komersial yang mereduksi makna spiritual mendalam. Selain itu, arus informasi yang cepat berpotensi menimbulkan distorsi pemahaman ajaran tanpa bimbingan guru yang kompeten. Kesimpulan menekankan perlunya pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana sebagai sarana pendukung, bukan pengganti praktik spiritual yang memerlukan pengalaman langsung dan refleksi batin mendalam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkaya pemahaman tentang interaksi antara agama dan teknologi dalam konteks Buddhisme. Indonesia.
Kesadaran Gender sebagai Regulasi Psikologis: Tinjauan Literatur tentang Perubahan Pola Pikir pada Laki-laki dan Perempuan Danny Khoyana Djulijanto; Lauw Acep; Edi Priyono
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.9364

Abstract

This study aims to explore the role of gender awareness as a psychological regulatory mechanism underpinning shifts in the mindset of men and women. Amid shifting global social norms, gender awareness is no longer viewed merely as cognitive knowledge, but rather as an active process of self-regulation. Through a systematic literature review of 27 scientific articles from the SINTA, Scopus, and Google Scholar databases, this study analyzes how a deep understanding of the social construction of gender functions as a self-control tool that enables individuals to monitor, evaluate, and adjust their behavior. Findings indicate that gender awareness triggers a shift from a fixed mindset rooted in biological essentialism toward an adaptive growth mindset. In men, this change is reflected in the redefinition of inclusive masculinity (anti-toxic masculinity), while in women, it manifests as increased self-efficacy and agency. This article concludes that strengthening gender awareness is an essential strategic psychological intervention for achieving sustainable gender equality at both the individual and structural levels.
Peran Meditasi dalam Menghadapi Tekanan dan Tantangan Kesehatan Mental di Era Modern Lie Li Cu; Lauw Acep; Edi Priyono
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2156

Abstract

Kesehatan mental menjadi isu krusial di era modern yang ditandai oleh tekanan pekerjaan, tuntutan akademik, dan kecanduan teknologi. Meditasi telah terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis, namun sebagian besar penelitian menekankan aspek medis-psikologis dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan pemahaman mendalam tentang peran meditasi dalam menghadapi tantangan khas generasi muda Indonesia masih terbatas. Penelitian ini mengeksplorasi peran meditasi dalam mengelola tekanan mental melalui studi kasus kualitatif pada umat Buddha di Vihara Dhamma Citta Mempawah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil menunjukkan bahwa meditasi efektif menurunkan stres, meningkatkan kesadaran diri, fokus, serta ketahanan mental. Kendala utama mencakup konsistensi praktik, distraksi teknologi, dan keterbatasan waktu. Implikasi penelitian menekankan pengembangan program meditasi yang adaptif terhadap kebutuhan generasi modern, baik dalam konteks pendidikan maupun komunitas keagamaan.
Meditasi Sebagai Praktik Reflektif Dalam Pengembangan Kematangan Emosi: Perspektif Psikologi Buddha Santoso Jafar; Lauw Acep
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meditasi dalam perspektif psikologi Buddha dipahami sebagai praktik reflektif yang menumbuhkan perhatian penuh, ketenangan batin, dan kebijaksanaan dalam memahami pengalaman hidup. Artikel ini bertujuan menjelaskan peran meditasi dalam pengembangan kematangan emosi melalui tinjauan konseptual berbasis literatur. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber mengenai meditasi Buddhis, regulasi emosi, dan pendekatan psikologi Buddha. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa meditasi, khususnya samatha bhavana dan vipassana bhavana, mendukung kematangan emosi melalui peningkatan kesadaran diri, pengurangan reaktivitas emosional, kemampuan observasi diri yang lebih jernih, serta pengembangan sikap menerima dan tidak melekat. Dalam perspektif psikologi Buddha, emosi tidak dipandang sebagai sesuatu yang harus ditekan, melainkan dipahami, diamati, dan dikelola secara sadar agar individu mencapai keseimbangan batin. Artikel ini menyimpulkan bahwa meditasi merupakan praktik reflektif yang relevan dalam membangun kematangan emosi karena memperkuat regulasi emosi, kejernihan batin, dan stabilitas psikologis.
Pengaruh Praktik Meditasi terhadap Pemulihan Pasca Stroke: Pendekatan Kualitatif Ratnasari Ratnasari; Lauw Acep
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v5i3.5690

Abstract

Stroke not only causes physical impairment but also affects the psychological and emotional condition of patients, such as stress, anxiety, and depression. Meditation, especially mindfulness meditation and conscious breathing, has developed as a complementary therapy believed to help reduce stress levels and improve focus and quality of life. This study aims to explore the experiences of stroke patients who practice meditation during their rehabilitation process. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with five stroke patients who regularly participated in meditation sessions at a rehabilitation clinic in Surabaya. Data were analyzed through data reduction techniques, thematic categorization, and conclusion drawing. The results show that meditation has positive effects in three main aspects: reducing anxiety and stress, improving focus and self-awareness, and increasing motivation during physical therapy. The study concludes that meditation has the potential to become an effective complementary intervention in post-stroke recovery