Jurnal Invensi (Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni)
Vol 11, No 1 (2026): Juni 2026

Transformasi Sosial Masyarakat Melalui Kegiatan Musik Tradisi Paguyuban Ertero Nada Kalakijo Yogyakarta

Lutfia Okta Riwayati (Institut Seni Indonesia Surakarta, Jl. Ki Hajar Dewantara No.19, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah – 57126)
Tika Puspita Sari (Institut Seni Indonesia Surakarta, Jl. Ki Hajar Dewantara No.19, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah – 57126)
Ayu Sarah Yanty Pasaribu (Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Jl. Parangtritis Km. 6.5 Sewon, Bantul, Yogyakarta – 55188)



Article Info

Publish Date
02 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses transformasi sosial melalui aktivitas kesenian tradisional di Kalakijo, mengidentifikasi faktor pendukung terjadinya transformasi tersebut, serta menganalisis dampak sosial dari keterlibatan masyarakat dalam kegiatan seni tradisi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi dan sosiologi musik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran Paguyuban Musik Klenting Ertero Nada mendorong partisipasi aktif masyarakat lintas usia dalam kegiatan kesenian, meningkatkan kesadaran budaya lokal, serta membuka peluang ekonomi melalui sektor pariwisata. Transformasi sosial yang terjadi meliputi perubahan peran sosial individu, pola interaksi antarwarga, serta terbentuknya identitas komunitas yang lebih kohesif. Temuan penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman bahwa musik tradisi dapat menjadi medium efektif dalam proses perubahan sosial berkelanjutan di komunitas desa wisata. Community Social Transformation through Traditional Music Activities: “The Ertero Nada” Association in Kalakijo, Yogyakarta ABSTRACT This study aims to examine the process of social transformation through traditional artistic activities in Kalakijo, identify the supporting factors that enable such transformation, and analyze the social impact of community involvement in traditional art practices. The research employs a descriptive qualitative method with an ethnographic and sociology of music approach. Data were collected through in‑depth interviews, participatory observation, and documentation. The results indicate that the presence of the Paguyuban Musik Klenting Ertero Nada has encouraged active participation of community members across different age groups in artistic activities, enhanced local cultural awareness, and opened up economic opportunities through the tourism sector. The social transformation observed includes changes in individual social roles, patterns of interaction among residents, and the formation of a more cohesive community identity. This study’s findings are expected to contribute to the understanding that traditional music can serve as an effective medium for sustainable social change in village tourism communities.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

invensi

Publisher

Subject

Arts Humanities Education

Description

INVENSI adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni, Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta, dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal INVENSI memuat semua tulisan yang berobjek materi seni, baik seni ...