Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program aktualisasi filsafat dalam kehidupan mahasiswa sebagai upaya membentuk generasi kritis, etis, dan humanis. Kegiatan dirancang untuk menjawab kebutuhan mahasiswa terhadap penguatan nalar reflektif, kepekaan moral, dan kesadaran kemanusiaan di tengah derasnya arus informasi digital, pragmatisme akademik, serta tantangan etika penggunaan teknologi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui ceramah interaktif, dialog Sokratik, analisis kasus etika, refleksi tertulis, dan rencana tindak lanjut berbasis nilai. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa [nama program studi/perguruan tinggi] sebanyak [jumlah peserta] orang. Data kegiatan dikumpulkan melalui observasi, lembar refleksi, diskusi kelompok, dan evaluasi respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aktualisasi filsafat dapat menjadi ruang pedagogis yang membantu mahasiswa menghubungkan konsep kebenaran, kebebasan, tanggung jawab, martabat manusia, dan kepedulian sosial dengan pengalaman akademik sehari-hari. Mahasiswa tidak hanya diajak memahami filsafat sebagai teori abstrak, tetapi juga sebagai cara hidup yang membimbing proses berpikir, mengambil keputusan, berkomunikasi, dan bertindak secara bertanggung jawab. Program ini merekomendasikan integrasi dialog filosofis, etika akademik, dan refleksi humanistik dalam kegiatan kemahasiswaan maupun pembelajaran lintas mata kuliah.
Copyrights © 2026