Jurnal Ners
Vol. 10 No. 3 (2026)

Analisis Hubungan Tekanan Darah dengan Derajat Proteinuria pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Mamboro Kota Palu

Citra Srikandhi (Universitas Tadulako)
Intania Riska Putrie (Universitas Tadulako)
Tri Setyawati (Universitas Tadulako)
Devi Oktafiani (Universitas Tadulako)
Muhammad Lu’ai Maknun Saf (Universitas Tadulako)
Listawati Listawati (Universitas Tadulako)
Dzaki Ahmad Fahrezi Amus (Universitas Tadulako)



Article Info

Publish Date
24 May 2026

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, termasuk gangguan fungsi ginjal seperti proteinuria yang merupakan salah satu indikator awal kerusakan ginjal. Namun, hubungan antara tekanan darah dan derajat proteinuria pada pasien hipertensi masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tekanan darah dengan derajat proteinuria pada pasien hipertensi di Puskesmas Mamboro Kota Palu. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 64 responden yang dipilih secara consecutive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan menggunakan sphygmomanometer, sedangkan pemeriksaan proteinuria menggunakan metode dipstick urin, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia ≥60 tahun, didominasi perempuan, memiliki riwayat hipertensi ≥5 tahun, serta mayoritas mengonsumsi obat antihipertensi. Distribusi tekanan darah didominasi oleh hipertensi derajat 1, sedangkan hasil pemeriksaan proteinuria sebagian besar berada pada kategori negatif, dengan sebagian kecil menunjukkan hasil trace dan positif. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tekanan darah dengan derajat proteinuria (r = 0,051; p = 0,691), sehingga peningkatan tekanan darah tidak secara langsung berkaitan dengan peningkatan kadar protein urin pada responden. Meskipun demikian, pemeriksaan proteinuria tetap penting sebagai upaya deteksi dini gangguan fungsi ginjal pada pasien hipertensi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ners

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer ...