Kecemasan adalah perasaan takut yang didukung oleh situasi yang dapat menurunkan kemampuan wanita dalam mengatasi rasa sakit dalam persalinan. Kecemasan dalam persalinan dapat meningkatkan keteganggan otot yang dapat menyebabkan ibu cepat merasa lelah sehingga persalinan akan berlangsung lama. Upaya dalam mengatasi kecemasan pada saat persalinan menggunakan tindakan farmakologi dan nonfarmakologi, Tindakan nonfarmakologi salah satunya dengan birth ball dan aromaterapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen design dengan menggunakan rancangan two grup pretest – posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah ibu bersalin kala I fase aktif, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 38 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner untuk karakteristik responden dan kuesioner State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Hasil penelitian berdasarkan uji wilcoxon test didapatkan nilai p value > 0.05 yang artinya tidak ada perbedaan penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif dan mobilisasi terhadap kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif pada kelompok kontrol. Sedangkan pada uji Mann Whitney test didapatkan nilai p-value >0.05 yang artinya tidak ada pengaruh penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi peneliti selanjutnya agar dapat menggunakan metode lainnya dalam mengatasi kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif. Kata Kunci: Persalinan, Kecemasan, Birth Ball, Aromaterapi
Copyrights © 2026