Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

URINE KETONE LEVELS IN TUBERCULOSIS PATIENTS IN THE TELAGA DEWA COMMUNITY HEALTH CENTER AREA OF BENGKULU CITY IN 2025 Putri Rahmadani; Putri Widelia Welkriana; Wiwit Sulistyasmi
Proceeding of Banten Internasional Conference on Health Advancement and Research Vol. 1 No. 1 (2026): Proceeding Banten International Conference on Health Advancement & Research (BI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketonuria, the presence of ketones in urine, occurs when the body breaks down fat as energy due to a lack of carbohydrates. This process produces ketone bodies (acetone, acetoacetic acid, 3-hydroxybutyric acid). This condition often occurs in people with tuberculosis (TB) due to decreased appetite and side effects of medications that cause a lack of carbohydrate intake. Tuberculosis is a global infectious disease, where Indonesia has the second highest cases in the world. In Bengkulu City, tuberculosis cases are increasing, with the Telaga Dewa Health Center recording the most cases. Tuberculosis is caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis which is airborne and is risky for all ages. This study aims to find out the description of urine ketone in tuberculosis patients at the Telaga Dewa Health Center, Bengkulu City in 2025. The sample in this study was 27 people using the accidental sampling method. The examination was carried out using the rothera method. The results of the distribution of urine ketone frequency in tuberculosis patients were obtained with 15% positive urine ketone and 85% negative urine ketone results. Based on the results of the research on Urinary Ketone, overview in Tuberculosis Patients at the Telaga Dewa Health Center, Bengkulu City in 2025 on 27 samples, the following results were obtained 15% were positive for urinary ketone. The results of this study are expected for the community, especially tuberculosis patients, to maintain good health and diet.
Pengaruh Penggunaan Birthing Ball Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Mawar Terhadap Kecemasan Kala I Fase Aktif Di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Curup Timur Putri Rahmadani; Eva Susanti; Indah Fitri Andini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58519

Abstract

Kecemasan adalah perasaan takut yang didukung oleh situasi yang dapat menurunkan kemampuan wanita dalam mengatasi rasa sakit dalam persalinan. Kecemasan dalam persalinan dapat meningkatkan keteganggan otot yang dapat menyebabkan ibu cepat merasa lelah sehingga persalinan akan berlangsung lama. Upaya dalam mengatasi kecemasan pada saat persalinan menggunakan tindakan farmakologi dan nonfarmakologi, Tindakan nonfarmakologi salah satunya dengan birth ball dan aromaterapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen design dengan menggunakan rancangan two grup pretest – posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah ibu bersalin kala I fase aktif, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 38 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner untuk karakteristik responden dan kuesioner State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Hasil penelitian berdasarkan uji wilcoxon test didapatkan nilai p value > 0.05 yang artinya tidak ada perbedaan penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif dan mobilisasi terhadap kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif pada kelompok kontrol. Sedangkan pada uji Mann Whitney test didapatkan nilai p-value >0.05 yang artinya tidak ada pengaruh penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi peneliti selanjutnya agar dapat menggunakan metode lainnya dalam mengatasi kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif. Kata Kunci: Persalinan, Kecemasan, Birth Ball, Aromaterapi