Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran TGT terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SDN Kebonagung 1 Sukodono. Konteks permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik akibat model pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan bersifat konvensional. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis True Experimental dengan bentuk Post-Test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah Kelas IV-A sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV-B sebagai kelompok kontrol dengan jumlah total 54 peserta didik menggunakan teknik sampling total. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes menggunakan soal uraian sebagai instrumen untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Teknik analisis data menggunakan statistik inferensial berupa uji-T. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SDN Kebonagung 1 Sukodono. Nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen 80,07 sedangkan kelompok kontrol 64,15. Implikasi dari penelitian ini memberikan pengalaman berbeda bagi peserta didik serta memperluas wawasan dan pengetahuan guru dalam menerapkan model pembelajaran yang tepat.
Copyrights © 2025