Adapun permasalahan yang peneliti temukan adalah maraknya kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia dimana peneliti berusaha mencari informasi terkait manajemen eco-pesantren dalam menangani permasalahan yang terjadi. Upaya membangun pesantren ramah lingkungan dapat terealisasi dengan baik dengan didukung oleh sistem manajemen yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara komprehensif proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam pengelolaan eco-pesantren guna membangun pondok pesantren yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini diperoleh langsung dari kepala yayasan, penanggungjawab kebersihan dan beberapa ustadz/ustadzah. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Perencanaan pengelolaan eco-pesantren dilakukan untuk mencetuskan ide-ide baru melalui eco-pesantren dalam membangun pesantren yang ramah lingkungan 2) Pengorganisasian pengelolaan eco-pesantren dalam hal ini mencakup penempatan sumber daya manusia sesuai dengan bidang keahliannya, melakukan pengelompokan kegiatan, struktur organisasi dan interaksi dan kerjasama yang tentunya juga menerapkan indikator dari eco-pesantren 3) Pelaksanaan pengelolaan program eco pesantren mencakup alokasi waktu, pengelola kegiatan dan sarana prasarana. 4) Evaluasi program eco pesantren mencakup pengawasan dari pihak internal dan eksternal yang melibatkan kepala yayasan, dinas kesehatan dan juga kementrian agama. Peneliti memberikan rekomendasi dalam penelitian ini bahwa perlu adanya penguatan pengelolaan eco-pesantren dan juga optimalisasi pembiayaan yang dapat menunjang sarana dan prasarana.
Copyrights © 2025