Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pendidikan dasar dalam menanamkan karakter Islami sekaligus nasionalis di tengah arus globalisasi yang dapat melemahkan nilai religius dan cinta tanah air generasi muda. Tujuannya adalah mengkaji pembentukan karakter di SDIT Atikah Musaddad Garut sebagai sekolah yang memadukan ajaran Islam dan nilai kebangsaan dalam proses belajar dan aktivitas keseharian. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen, data dianalisis dengan model Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter dilakukan melalui rutinitas ibadah, keteladanan guru, integrasi nilai Islami-nasionalis ke dalam pelajaran, serta penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bernuansa religius dengan landasan Al-Qur’an, Hadis, dan kebijakan pendidikan nasional. Dampak positif terlihat pada kedisiplinan, sikap religius, dan semangat kebangsaan siswa, meski terdapat kendala pada konsistensi program dan keterbatasan dukungan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan strategi kolaboratif antara sekolah dan orang tua, pengembangan pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual, serta pelatihan guru agar integrasi nilai Islami-nasionalis berlangsung efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025