Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika career indecision pada siswa kelas XII serta mengevaluasi efektivitas intervensi psikologis yang diberikan. Subjek penelitian adalah SZ, siswi kelas XII SMA ITP Surabaya yang mengalami kebimbangan dalam memilih jurusan kuliah. Dalam kasus SZ, kebingungan dalam memilih jurusan dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal (rendahnya kepercayaan diri, kecemasan masa depan, dan keraguan akan kemampuan diri) dan faktor eksternal (tekanan orang tua, pengaruh teman sebaya, serta absennya layanan konseling karier di sekolah). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen kasus tunggal (single subject design) dan teknik analisis grafik skor pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan perubahan perilaku dari pra hingga pascaintervensi dengan mencakup tahapan asesmen berupa wawancara, observasi, dan tes psikologis (IST, EPPS, RMIB, tes grafis, dan Career Decision Scale), serta tahapan intervensi berupa konseling karier berbasis Solution Focused Brief Therapy (SFBT) dan psikoedukasi orang tua serta guru. Hasil asesmen menunjukkan bahwa career indecision SZ dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya kepercayaan diri, kecemasan terhadap masa depan, dan keraguan terhadap kemampuan diri, serta faktor eksternal seperti tekanan orang tua, pengaruh teman sebaya, dan ketiadaan layanan konseling karier di sekolah. Intervensi Solution Focused Brief Therapy (SFBT) yang dilakukan selama lima sesi berhasil meningkatkan kepercayaan diri SZ, mendorong eksplorasi informasi jurusan secara aktif, serta menurunkan kecemasan terhadap masa depan. Temuan ini menegaskan pentingnya layanan konseling karier di sekolah serta dukungan keluarga untuk membantu siswa membuat keputusan karier yang lebih mandiri.
Copyrights © 2025