Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)

Peran Guru dalam Pengelolaan Lingkungan Emosional Siswa: Studi Fenomenologi dengan Pendekatan Teori Emosi Daniel Goleman

Putri Nurina (Institut Daarul Qur’an Jakarta)
Desi Setiyadi (Institut Daarul Qur'an Jakarta)



Article Info

Publish Date
20 Nov 2025

Abstract

Fenomena meningkatnya kompleksitas emosi di ruang kelas menuntut guru memiliki kemampuan pengelolaan emosional yang lebih adaptif dan reflektif. Dalam konteks pendidikan dasar, guru berperan penting sebagai penjaga keseimbangan psikologis yang menentukan suasana belajar siswa. Namun, kenyataannya banyak guru menghadapi tekanan emosional akibat tuntutan administratif, ekspektasi sosial, dan dinamika perilaku siswa yang beragam. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam strategi dan pengalaman guru dalam mengelola lingkungan emosional siswa melalui perspektif teori kecerdasan emosional Daniel Goleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, karena berfokus pada pemaknaan pengalaman hidup (lived experience) guru yang bersifat subjektif dan kontekstual. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada tiga sekolah dasar negeri yaitu SDN 1 BNG, SDN 1 PAP, dan SDN 2 PAP. Partisipan terdiri atas tiga guru kelas sebagai subjek utama dan tiga kepala sekolah sebagai informan triangulasi. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta catatan reflektif guru, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen sekolah, jurnal kegiatan pembelajaran, serta literatur ilmiah terkini (2021–2025) terkait pembelajaran sosial-emosional. Analisis data dilakukan secara manual dengan pendekatan fenomenologis Moustakas melalui tahapan epoche, horizonalization, pengelompokan makna, dan sintesis esensi pengalaman untuk menemukan inti fenomena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membangun suasana emosional positif melalui strategi seperti komunikasi empatik, penggunaan humor, refleksi spiritual, dan regulasi diri sebelum mengajar. Tantangan utama yang dihadapi mencakup kelelahan empatik, ketegangan peran, serta minimnya dukungan kelembagaan terhadap kesejahteraan emosional guru. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan emosional di sekolah dasar bukan sekadar keterampilan profesional, melainkan praktik kemanusiaan yang memadukan kesadaran diri, empati sosial, dan keseimbangan batin. Guru tidak hanya menjadi pengajar pengetahuan, tetapi juga fasilitator emosi yang menumbuhkan ruang belajar penuh makna dan berjiwa.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ARJI

Publisher

Subject

Education

Description

ARJI is a journal that publishes the results of scientific research in the field of education using classroom action research methods. The ARJI journal is published every 3 months, namely in March, June, September and December. The ARJI journal has been published since March 2019. The ARJI journal ...