Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen kurikulum merdeka di Madrasah Aliyah Plus Al-Munir Sumedang dalam upaya menyeimbangkan ilmu umum, ilmu agama, dan keterampilan abad 21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, dengan pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi, peer debriefing, dan member checking. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, koding tematik, interpretasi, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum berangkat dari kebijakan Kementerian Agama (rujukan KMA) kemudian dimusyawarahkan di tingkat satuan pendidikan melalui pembentukan tim pengembang kurikulum dan penataan alokasi waktu pembelajaran. Pengorganisasian dilakukan melalui penjadwalan harian dan mingguan yang membagi porsi mata pelajaran umum, mata pelajaran keagamaan, dan program plus/vokasi, disertai pengaturan tugas mengajar serta rombongan belajar agar beban guru-siswa tetap terkendali. Pelaksanaan keseimbangan diperkuat melalui proyek terblok per semester serta integrasi teknologi pembelajaran di kelas. Evaluasi dilakukan lewat supervisi dan monitoring setiap semester, dan hasilnya ditindaklanjuti melalui diskusi perbaikan serta penguatan kompetensi guru. Kendala utama berkaitan dengan kepadatan jadwal dan penyesuaian agenda akademik, sementara solusi ditempuh melalui fleksibilitas penataan jadwal, koordinasi guru, serta pelatihan/workshop.
Copyrights © 2026