Pemanfaatan limbah tebon jagung sebagai silase merupakan inovasi penting dalam menghadapi isu global kekurangan pakan ternak, terutama pada musim kemarau dan di wilayah dengan keterbatasan lahan hijauan seperti Mojokerto. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis perilaku peternak yang meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memanfaatkan silase limbah tebon jagung sebagai pakan ternak sapi potong di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Oleh karena itu perlu diadakan kegiatan penyuluhan tentang silase tebon jagung untuk pakan ternak sapi potong. Metode yang digunakan adalah metode kaji terap dan metode analisis deskriptif tentang pengetahuan, sikap, keterampilan terhadap silase tebon jagung. Hasil dari rancangan penyuluhan mencakup sasaran sebanyak 30 orang yang tergabung dalam kelompok Surya Sari Empat. Hasil Evaluasi penyuluhan tentang pengetahuan “Tinggi” sikap peternak dalam pembuatan silase tebon jagung adalah “menerima” sedangkan keterampilan peternak dalam pembuatan silase tebon jagung adalah “terampil”. Materi penyuluhan yang ditetapkan adalah pembuatan silase tebon jagung untuk pakan ternak sedangkan metode yang digunakan ceramah dan diskusi kelompok serta demonstrasi cara, media yang digunakan dalam penyuluhan adalah video, leaflet, benda sesungguhnya.
Copyrights © 2025