Produksi limbah kotoran sapi perah yang mencapai 6 ton per hari di KPSP Sumber Rejeki, belum dimanfaatkan secara optimal dan menimbulkan risiko pencemaran lingkungan. Padahal, limbah tersebut berpotensi diolah menjadi pupuk bokashi yang bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku peternak, menyusun rancangan penyuluhan, dan menganalisis efektivitas penyuluhan terhadap perubahan perilaku peternak dalam pemanfaatan kotoran sapi perah. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling terhadap 30 peternak. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif statistik dengan pendekatan skor dan kategori pencapaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peternak belum memanfaatkan kotoran secara optimal. Rancangan penyuluhan dilaksanakan dalam tiga tahap, menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi, serta media PowerPoint, video, folder, dan alat praktik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 41%, sikap positif sebesar 73%, dan keterampilan dengan skor rata-rata 27 (kategori terampil). Efektivitas penyuluhan dinilai “efektif” dengan capaian indikator pengetahuan (87%), sikap (77%), dan pelaksanaan (84%). Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang terencana dan berbasis kebutuhan mampu mendorong perubahan perilaku peternak menuju pengelolaan limbah yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025