Fenomena echo chamber di media sosial semakin memengaruhi penegakan hukum di Indonesia. Kondisi ini terlihat pada fenomena no viral no justice, ketika aparat lebih cepat menindak lanjuti kasus yang viral atau ramai diperbincangkan di media sosial dibanding kasus yang tidak mendapat perhatian publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Echo Chamber di Media Sosial dalam Penegak Hukum studi kasus No Viral No Justice. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis bibliometrik Penelitian ini juga memanfaatkan data publikasi dari Google Scholar melalui aplikasi Publish or Perish dalam rentang waktu 2016-2025. Berdasarkan hasil dan analisis data, penelitian menunjukkan adanya tren publikasi yang stabil dengan fokus pada isu hukum dan media sosial di Indonesia, yang juga terhubung dengan isu-isu global seperti justice, protest, dan racism. Kasus Vina dan mario Dandy menjadi contoh nyata bagaimana viralitas di media sosial dapat mempercepat proses hukum melalui tekanan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa echo chamber mampu memperkuat partisipasi publik dalam mengawal keadilan dan percepatan penegakan hukum, tetapi sekaligus berpotensi menimbulkan polarisasi, bias informasi, dan menurunkan kepercayaan publik terhadap objektivitas hukum. Oleh sebab itu, peningkatan literasi digital diperlukan agar pemanfaatan media sosial dapat tetap mendukung penegakan hukum yang adil dan seimbang.
Copyrights © 2026