Banyaknya siswa yang buta huruf Al-Qur'an, tidak adanya metode cepat membaca Al-Qur'an, dan tidak adanya model manajemen pemberantasan buta huruf Al-Qur'an, merupakan masalah akut sejak lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Belakangan terdapat metode Bil-Hikmah, suatu metode cepat membaca Al-Qur'an bagi segala umur. Metode Bil-Hikmah mengambil keunggulan dua metode induknya. Dari Baghdadiyyah diambil keunggulan "struktur huruf dan bacaan", dan dari Shautiyyah diambil keunggulan "bacaan langsung tanpa mengeja". Dengan menggunakan prinsip pedagogis, psikologi belajar, dan manajemen model Kutab, hasilnya terbukti sangat efektif dan efisien. Dalam waktu yang relatif singkat, para siswa terbukti cepat pintar membaca Al-Qur'an.
Copyrights © 2002