Dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), peran mahasiswa seni rupa umumnya tampak pada berbagai perangkat desa dan kegiatan yang berhubungan dengan kesenirupaan. Kebiasaan ini kemudian menjadi pola yang seolah-olah mentradisi diwariskan dari satu angkatan ke angkatan berikutnya. Sebagai sebuah kegiatan belajar, pola yang mentradisi ini pada kenyataannya kurang memberikan manfaat, khususnya di pihak mahasiswa. Sejak diperkenalkannya model Kuliah Kerja Usaha (KKU) dengan sasaran perusahaan atau industri kecil, mahasiswa seni rupa mendapat peluang untuk memperoleh pengalaman yang lebih bermanfaat. Dengan memperhatikan berbagai faktor belajar berkenaan dengan KKU sebagai sebuah kegiatan akademik, maka diharapkan dapat disusun desain program yang lebih komprehensif untuk mencapai tujuan yang diharapkan, menumbuhkan sikap kemandirian dan mengembangkan budaya kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan mendorong pengusaha kecil untuk lebih meningkatkan kualitas produksinya.
Copyrights © 2004