Penulisan karya ilmiah bagi guru di Sekolah Dasar (SD) masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya adalah kesulitan dalam melakukan pengutipan yang benar sesuai dengan kaidah ilmiah. Kesalahan dalam pengutipan berisiko menjebak penulis pada praktik plagiarisme yang dapat menggugurkan nilai ilmiah suatu karya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan program "urun-bina" sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan kemampuan guru SD dalam teknik pengutipan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan yang mencakup pengenalan sumber kutipan (primer dan sekunder) serta teknik pengutipan (langsung dan tidak langsung). Hasil program menunjukkan bahwa melalui urun-bina, kemampuan guru dalam meracik kutipan meningkat secara signifikan, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun pragmatis. Guru menjadi lebih percaya diri dalam menyusun karya ilmiah dan mampu menghindari praktik plagiarisme dengan mengikuti norma penulisan yang berlaku. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan profesionalisme guru yang berkelanjutan dalam bidang penulisan ilmiah.
Copyrights © 2012