Tujuan penulisan ini adalah ingin memberikan data dan informasi mengenai kegiatan pelatihan tari yang dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya. Permasalahan mendasar dari kegiatan ini adalah ingin memberikan pengalaman pengetahuan dan keterampilan terhadap guru-guru dalam melaksanakan pembelajaran tari di sekolah dasar. Oleh karena, pada umumnya guru seni di sekolah dasar tidak memiliki perangkat pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar seni tari sesuai dengan kaidah-kaidah pembelajaran tari untuk anak sekolah dasar. Mayoritas para guru seni di sekolah dasar bukan berlatar belakang pendidikan disiplin ilmu seni. Maka dari itu, tujuan kegiatan pelatihan ini adalah membantu meningkatkan kompetensi keterampilan tari guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran tari di sekolah dasar. Metode pelatihan tari yang dikembangkan dalam kegiatan ini menggunakan konsep model pelatihan empat langkah dari Crone Hunter dengan melalui tahapan pembentukan kelompok/peserta pelatihan, identifikasi kebutuhan belajar, penentuan kurikulum atau program pelatihan, dan mengevaluasi pelaksanaan dari hasil pelatihan. Hasil kegiatan pelatihan ini mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan pada guru-guru dalam mengembangkan pembelajaran tari dengan menggali nilai-nilai kearifan lokal Jawa Barat sebagai pengembangan konsep pendidikan karakter melalui kegiatan pembelajaran seni tari di sekolah dasar. Para guru diberikan materi pelatihan cara mengolah gerak berdasarkan konsep-konsep dasar ilmu koreografi agar pada saat di sekolah mampu mengembangkan desain pembelajaran sesuai dengan potensi sumber pembelajaran yang tersedia di sekolah.
Copyrights © 2018