Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh kurangnya sarana pembelajaran otentik untuk mata pelajaran bahasa Sunda. Jenis sarana dalam pembelajaran bahasa Sunda meliputi jenis faktual, konsep, prinsip, dan prosedur. Hingga kini terasa sulit bagi guru untuk mengimplementasikan jenis materi faktual. Adapun yang menyebabkannya adalah belum terampilnya mengolah materi pengajaran yang ada dalam KIKD Kurikulum Mulok Bahasa Sunda 2013 Revisi 2017 dengan materi jenis yang otentik dalam pembelajaran otentik. Berdasarkan hasil analisis situasi tersebut yang kemudian menjadi latar belakang dari permasalahannya, maka tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan memilih dan menyusun bahan pembelajaran otentik bagi guru bahasa Sunda di Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah hybrid learning dengan teknik penjelasan, tanya jawab, dan lokakarya. Khalayak sasarannya adalah guru yang tergabung dalam MGMP bahasa Sunda SMP dan SMA di Kabupaten Pangandaran. Khalayak sasaran yang hadir secara luring sebanyak 40 orang dan yang mengikuti secara daring sebanyak 260 orang. Lokasi tempat pelaksanaan adalah Aula Hotel Grand Mutiara Pangandaran. Materi yang disampaikan meliputi tiga topik, yaitu 1) Bahan Ajar Berbasis Media Sosial, 2) Aplikasi Digital untuk Pembelajaran Bahasa Sunda, dan 3) Evaluasi Pembelajaran Otentik. Hasil dari kegiatan PkM ini adalah 1) khalayak memperoleh ilmu tentang cara mengelola pembelajaran bahasa Sunda di abad 21 dengan memanfaatkan teknologi modern; 2) khalayak memiliki keterampilan memilih dan menyusun bahan ajar otentik serta evaluasinya yang sesuai dengan KIKD, maupun kebutuhan siswa pada setiap jenjang pendidikan.
Copyrights © 2021