Pekerja Migran Indonesia (PMI) are Indonesian citizens who work abroad to meet their economic needs and contribute to the national economy.This article discusses efforts to enhance nationalism and ideological resilience among PMI in Malaysia, particularly in Johor Bahru, focusing on strengthening their understanding of rights and obligations as Indonesian citizens. This study used a qualitative approach with a case study method to gather information through interviews, observations, and document analysis. The results indicate that outreach and advocacy activities conducted by various parties, including the Consulate General of the Republic of Indonesia and the Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), positively impact PMI's understanding of their rights and strengthen their sense of nationalism. However, challenges still exist, such as the lack of involvement from relevant stakeholders in providing training on professional skills for PMI. The implications of this study emphasize the importance of closer collaboration between the government, educational institutions, and related organizations to enhance PMI's awareness, knowledge, and skills as responsible citizens of Indonesia. Abstrak Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka dan berkontribusi pada perekonomian nasional. Artikel ini membahas upaya peningkatan nasionalisme dan ketahanan ideologi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, khususnya di Johor Bahru, dengan fokus pada penguatan pemahaman terhadap hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara Indonesia. Dalam metodologi penelitian ini, pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk menggali informasi melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan advokasi yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), memberikan dampak positif terhadap pemahaman PMI mengenai hak-hak mereka serta memperkuat rasa kebangsaan mereka. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan terkait kurangnya keterlibatan pihak terkait dalam penyuluhan tentang keterampilan profesional PMI. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi terkait untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan PMI sebagai warga negara Indonesia yang baik. Kata Kunci: advokasi; kewarganegaraan; nasionalisme; pekerja migran; Pekerja Migran Indonesia
Copyrights © 2024