Perpustakaan desa sebagai pusat informasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup dalam penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat pedesaan. Namun, dalam praktiknya, masih ada perpustakaan desa yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari segi infrastruktur, pengelolaan koleksi, maupun penyelenggaraan layanan informasi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema Pelatihan Pengelolaan Informasi Kebencanaan oleh Perpustakaan Desa bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengelola perpustakaan desa dalam mengakses, mengumpulkan, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi yang berkaitan dengan kebencanaan. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat peran perpustakaan desa sebagai pusat edukasi dan informasi mitigasi bencana yang mudah diakses oleh masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk melakukan pemetaan sosial dan mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi masyarakat. Sementara itu, metode pelatihan meliputi ceramah, diskusi partisipatif, dan praktik langsung agar peserta memperoleh pemahaman teoritis dan keterampilan aplikatif secara seimbang. Materi pelatihan yang meliputi strategi mengakses, mengumpulkan, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi yang berkaitan dengan kebencanaan telah meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola dan menyebarluaskan informasi kebencanaan secara efektif. Para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait proses identifikasi sumber informasi, klasifikasi, serta penyajian informasi melalui layanan perpustakaan yang adaptif. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan desa, khususnya dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat sumber informasi kebencanaan yang mampu menjangkau dan memberdayakan masyarakat.
Copyrights © 2026