Pembangunan Ibukota Negara Nusantara (IKN) yang berpusat di Kalimantan Timur telah mempercepat urbanisasi dan konversi lahan yang berisiko mengancam ketahanan pangan regional. Salah satu dampak yang paling terasa adalah menurunnya produksi peternakan lokal dan meningkatnya ketergantungan pada pakan ternak impor. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak di Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara, mengenai ketahanan pangan berbasis peternakan, dengan fokus pada kemandirian pakan ternak dari sumber daya lokal. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini adalah sosialisasi interaktif dan kunjungan lapangan ke unit feed mill. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya penggunaan pakan lokal untuk mengurangi ketergantungan pada pakan impor serta dampaknya terhadap pengurangan biaya produksi hingga 30-50%. Program ini juga menunjukkan potensi keberlanjutan peternakan lokal melalui optimalisasi limbah pertanian dan hijauan alam sebagai pakan ternak. Peningkatan kapasitas peternak ini sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional, terutama di daerah penyangga IKN yang sedang berkembang.
Copyrights © 2026