Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KETAHANAN PANGAN BERBASIS PETERNAKAN DENGAN PAKAN LOKAL DI BABULU KALIMANTAN TIMUR Rudy Agung Nugroho; Retno Aryani; Julinda Romauli Manulang; Muhammad Fauzi Arif; Rudianto Rudianto; Suhardi Suhardi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.54760

Abstract

Pembangunan Ibukota Negara Nusantara (IKN) yang berpusat di Kalimantan Timur telah mempercepat urbanisasi dan konversi lahan yang berisiko mengancam ketahanan pangan regional. Salah satu dampak yang paling terasa adalah menurunnya produksi peternakan lokal dan meningkatnya ketergantungan pada pakan ternak impor. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak di Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara, mengenai ketahanan pangan berbasis peternakan, dengan fokus pada kemandirian pakan ternak dari sumber daya lokal. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini adalah sosialisasi interaktif dan kunjungan lapangan ke unit feed mill. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya penggunaan pakan lokal untuk mengurangi ketergantungan pada pakan impor serta dampaknya terhadap pengurangan biaya produksi hingga 30-50%. Program ini juga menunjukkan potensi keberlanjutan peternakan lokal melalui optimalisasi limbah pertanian dan hijauan alam sebagai pakan ternak. Peningkatan kapasitas peternak ini sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional, terutama di daerah penyangga IKN yang sedang berkembang.
Factors Associated with Cutting Errors During Halal Broiler Slaughtering in Samarinda, Indonesia Ari Wibowo; Suhardi Suhardi; Manat Chaijan; Zuraida Hanum
Jurnal Agripet Volume 26, No. 1, April 2026
Publisher : Animal Husbandry Department, The Faculty of Agriculture, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v26i1.782

Abstract

This study evaluated the effectiveness of training in reducing processing defects (cutting errors) in poultry production. The research was conducted in Samarinda City, Indonesia (Districts of North Samarinda, South Samarinda, Samarinda Kota, Samarinda Ulu, and Sungai Pinang) from October to November 2024. A quantitative survey design was used. The sample consisted of 50 slaughter workers selected through purposive sampling, with the criteria requiring active employment and a minimum of one year of slaughtering experience. Data were collected using a structured questionnaire with three sections (demographics, slaughter technique comprehension/skills, and a standardized operational observation protocol) to evaluate the completeness of severance of the trachea, esophagus, and major blood vessels in the neck region. Statistical analyses included independent samples t-tests, correlations, and regression modeling. The t-test results indicate a statistically significant disparity in the miss-cut rates between trained and untrained workers (t = 13.198, p < 0.05, critical t = 2.0106), demonstrating that training significantly improves cutting accuracy. Regression analysis revealed that the model accounted for 45.6% of the variance in miss-cut occurrences (R2 = 0.456). Notably, training emerged as the sole significant predictor, with a negative coefficient (β = -0.4201, p < 0.05), suggesting that it directly reduces errors. In contrast, variables such as work experience had no statistically significant influence. These findings underscore the critical role of targeted training programs in mitigating processing defects and provide actionable insights for quality control in poultry processing operations.