Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi serius, salah satunya luka kaki diabetik (Diabetic Foot Ulcer/DFU), yang berisiko amputasi. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan kaki menjadi penyebab utama tingginya kasus DFU. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya lansia, dalam manajemen DM dan pencegahan luka kaki diabetik melalui edukasi terstruktur.Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Gisik Cemandi, Kabupaten Sidoarjo, dengan melibatkan 60 lansia. Intervensi edukatif dilakukan melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, dan distribusi booklet. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre dan post test serta observasi keterampilan menggunakan checklist. Data dianalisis secara deskriptif. Sebelum edukasi, hanya 30% peserta memahami manajemen DM dengan rerata skor 52. Setelah intervensi, pemahaman meningkat menjadi 85,8% dengan rerata skor 89,2. Mayoritas peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam perawatan kaki mandiri dan memahami pentingnya kontrol rutin untuk mencegah DFU.Edukasi kesehatan yang terstruktur, interaktif, dan didukung media visual seperti booklet, serta demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan komplikasi kaki diabetik. Intervensi promotif dan preventif perlu terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran aktif tenaga kesehatan dan keluarga.
Copyrights © 2026