Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang konsep pendapatan nasional sebagai ukuran kesejahteraan dari perspektif ekonomi Islam, dengan penekanan pada manajemen keuangan nasional. Pendapatan nasional kerap digunakan sebagai indikator utama kesejahteraan suatu negara, namun pendekatan ini memiliki keterbatasan dalam mencerminkan kesejahteraan yang sesungguhnya. Dalam ekonomi Islam, kesejahteraan diukur tidak hanya dari aspek material tetapi juga mencakup dimensi spiritual dan moral. Penelitian ini mengusulkan model manajemen keuangan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi Islam untuk mencapai kesejahteraan yang lebih komprehensif. Melalui metode studi literatur dan analisis bibliometrik, penelitian ini mengidentifikasi kelemahan pendekatan konvensional dan menawarkan alternatif yang lebih inklusif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi para pembuat kebijakan dan praktisi manajemen keuangan dalam merancang kebijakan yang lebih berkelanjutan dan inklusif, sesuai dengan nilai-nilai ekonomi Islam. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori dan praktik manajemen keuangan yang lebih holistik, serta mendukung tercapainya kesejahteraan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024