Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari
Vol 1 No 1 (2023): Volume I No. 1

Strategi Dalam Mengantisipasi Perilaku Kekerasan Seksual Pada Remaja : Strategi Dalam Mengantisipasi Perilaku Kekerasan Seksual Pada Remaja

Nurnainah Nurnainah (S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari)
Nurnaeni Nurnaeni (S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2023

Abstract

Dapat diketahui bahwa masih banyak korban kekerasan pada anak, di Provinsi Sulawesi Selatan terdapat sebanyak 617 anak korban kekerasan. Salah satu kekerasan yang paling sering terjadi pada anak adalah kekerasan seksual. Data KPAI tahun 2019 menemukan bahwa kasus kekerasan seksual pada anak banyak terjadi di lingkungan sekolah dan dunia pendidikan, yaitu mencapai 17 kasus dan 89 anak menjadi korban yang terdiri dari 55 orang naak perempuan dan 34 orang anak laki-laki (Joni & Surjaningrum, 2020). Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak dipicu karena masih rendahnya pemahaman pendidikan seksual yang dianggap sesuatu yang tabu dan tidak layak untuk diberikan kepada anak dibawah umur. Akhir-akhir ini marak terjadi kasus kekerasan dan penyimpangan seksual di daerah Kota Makassar salah satunya. Kali ini seorang anak berjenis kelamin pria, berinisial Adiduga menjadi korban kekerasan seksual, tindak asusila oleh tetangganya berinisial G dan banyak kasus yang lainhya. Penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh (Hidaayah & Faeiqah, 2020) dan (Chitsamatanga & Rembe, 2020) bahwa hampir seluruh sampel anak usia sekolah belum memahami bahwa dirinya adalah korban pelecehan seksual. Berdasarkan fakta masalah kekerasan seksual membutuhkan upaya yang benar dan tepat dalam mengatasinya. Oleh karena itu saya bermaksud untuk melakukan edukasi pada siswa sekolah menengah pertama guna mencegah dan menanggulangi kekerasn seksual. Edukasi pengenalan dan pencegahan kekerasan seksual di kalangan remaja khususnya di SMP IslamAr-Raafi telah berhasil dilaksanakan sesuai dengan rencana. Edukasi ini dilaksanakan dengan pelaksanaan Workshop. Workshop mengenai metode pengenalan organ reproduksi dan pendidikan seks usia remaja pada anak merupakan kegiatan utama yang dilakukan dengan menghadirkan para siswa SMP Islam Ar-Raafi. Workshop dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan para siswa SMP tentang pendidikan seks pada anak. Sebelumnya diberikan pre test melalui kuesioner dan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh narasumber. Setelah penyampaian materi dilanjutkan kembali dengan memberikan post test. Kegiatan ini berlangsung satu hari dari pukul 13.00-16.00. Hasil pre test dan post test menunjukkan bahwa terdapat peningktan rata-rata pengetahuan siswa sebelum dan sesudah workshop diberikan. Kegiatan edukasi kekerasan seksual dan penanggulangannya pada siswa SMP Islam Ar-Raafi dapat diselenggarakan dengan baik, mencapai tujuan dan berjalan dengan lancar. Kegiatan edukasi kekerasan dan penanggulangan seksual Ini mendapat sambutan yang sangat baik oleh pihak sekolah dengan keaktifan peserta mengikuti sosialisasi dengan tidak meninggalkan tempat sebelum waktu sosialisasi berakhir. Kata kunci : Strategi Mengantisipasi, Perilaku Kekerasan Seksual, Remaja.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jpmgs

Publisher

Subject

Description

JPMGS merupakan wadah publikasi illmiah untuk kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat yaitu pengabdian masyarakat dalam bidang yang berhubungan dengan ...