Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas tampung Sungai Acai dan Siborgonyi serta mengkaji pengaruh alih fungsi lahan terhadap peningkatan risiko banjir di Distrik Abepura, Kota Jayapura. Metode yang digunakan meliputi pengukuran langsung penampang sungai, analisis hidrologi menggunakan Metode Rasional untuk debit puncak (Qp), serta perhitungan kapasitas saluran dengan persamaan Manning (Qs). Hasil menunjukkan bahwa kapasitas sungai hanya sekitar ±8 m³/detik, sedangkan debit puncak mencapai ±14 m³/detik, sehingga terjadi kelebihan debit yang menyebabkan banjir di wilayah hilir. Alih fungsi lahan seluas ±1.337,25 hektar serta sedimentasi dan sampah turut memperburuk kondisi kapasitas aliran sungai. Kegiatan pengabdian juga menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi banjir berbasis lingkungan.
Copyrights © 2026