Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Masyarakat: Evaluasi Kapasitas Sungai Sub-DAS Acai dan Siborgonyi serta Mitigasi Banjir Abepura Marthin Abednego Gultom; Maran Gultom
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: Mei-Juli
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas tampung Sungai Acai dan Siborgonyi serta mengkaji pengaruh alih fungsi lahan terhadap peningkatan risiko banjir di Distrik Abepura, Kota Jayapura. Metode yang digunakan meliputi pengukuran langsung penampang sungai, analisis hidrologi menggunakan Metode Rasional untuk debit puncak (Qp), serta perhitungan kapasitas saluran dengan persamaan Manning (Qs). Hasil menunjukkan bahwa kapasitas sungai hanya sekitar ±8 m³/detik, sedangkan debit puncak mencapai ±14 m³/detik, sehingga terjadi kelebihan debit yang menyebabkan banjir di wilayah hilir. Alih fungsi lahan seluas ±1.337,25 hektar serta sedimentasi dan sampah turut memperburuk kondisi kapasitas aliran sungai. Kegiatan pengabdian juga menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi banjir berbasis lingkungan.
Dinamika Seismik dan Tinjauan Kuantitatif Sebaran Episenter Kegempaan di Wilayah Jawa Tahun 2024 Marthin Abednego Gultom; Rafael Buwana
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Jawa memiliki kerentanan seismik yang tinggi akibat dinamika subduksi ortogonal Megathrust Sunda dan aktivitas sesar darat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kuantitatif parameter magnitudo dan kedalaman, serta memetakan persebaran spasial gempa bumi (M ≥ 4.5) di wilayah Jawa selama tahun 2024. Metode deskriptif eksploratif diaplikasikan dengan mengekstraksi 69 data sekunder dari katalog United States Geological Survey (USGS). Pemrosesan statistik dieksekusi menggunakan perangkat lunak jamovi, sedangkan visualisasi spasial dipetakan melalui QGIS. Hasil analisis menunjukkan aktivitas seismik didominasi oleh gempa dangkal (< 60 km) dengan frekuensi puncak pada magnitudo 4.5. Secara spasial, episenter terkonsentrasi membentuk klaster memanjang di perairan selatan Jawa yang memperlihatkan gradasi kedalaman penunjaman ke arah utara, serta sebaran sekunder di daratan. Temuan dominasi gempa dangkal ini mengonfirmasi ancaman bahaya ganda, sehingga menegaskan urgensi penguatan sistem peringatan dini tsunami pesisir dan penerapan ketat standar bangunan tahan gempa di kawasan urban.