Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kharismatik kiai dalam transformasi pesantren di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di Pesantren Nurus Salam Saba Tambak Palengaan, Pamekasan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kharismatik kiai berperan sebagai sumber legitimasi, penggerak perubahan, dan penjaga nilai-nilai tradisional pesantren. Kharisma kiai mampu membangun kepercayaan dan loyalitas santri sehingga mendukung keberhasilan transformasi, terutama dalam integrasi antara sistem pendidikan tradisional dan modern. Transformasi yang terjadi bersifat adaptif dan tidak menghilangkan identitas pesantren. Namun demikian, ditemukan adanya ketergantungan terhadap figur kiai dalam pengambilan keputusan yang menjadi tantangan dalam pengembangan manajemen yang lebih profesional. Maka dari itu, diperlukan korelasi kepemimpinan kharismatik dan sistem manajerial yang terstruktur agar transformasi pesantren dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026