Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi kearifan lokal Suku Abun dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan partisipasi siswa. Penelitian dilaksanakan di salah satu sekolah menengah di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, dengan subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Pancasila dan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai budaya Suku Abun mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, ditunjukkan melalui meningkatnya keaktifan bertanya, partisipasi dalam diskusi kelompok, serta keterlibatan dalam penyelesaian tugas kelas. Pembelajaran yang dikaitkan dengan pengalaman budaya siswa juga membantu memperkuat pemahaman terhadap nilai demokrasi, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dapat menciptakan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih kontekstual dan partisipatif.
Copyrights © 2025