ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
Vol. 6 No. 2 (2026)

INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI SISTEM KARTU BELANJA SANTRI : ANALISIS KONSEPTUAL DALAM PERSPEKTIF PEMBENTUKAN KARAKTER DAN KEMANDIRIAN

Sofiatin Naqiyah (Universitas Islam Negeri Mataram)
Hilmiati Hilmiati (Universitas Islam Negeri Mataram)
M. Sobry Sutikno (Universitas Islam Negeri Mataram)



Article Info

Publish Date
22 May 2026

Abstract

ABSTRACT Islamic boarding schools (pesantren) as the oldest Islamic educational institutions in Indonesia face challenges in instilling contextual and applicable Islamic values in the modern era. This study aims to examine the function of the student shopping card system as an instrument for internalizing Islamic Religious Education values in character building and strengthening students’ independence. The study focuses on the relationship between the shopping card mechanism and fundamental Islamic values, such as honesty (ṣidq), discipline, responsibility, trustworthiness (amanah), and wise financial management. This research employed a qualitative approach based on literature study and conceptual analysis by reviewing various references related to pesantren education, character education, and student financial management systems. The research stages included literature collection, content analysis, conceptual interpretation, and synthesis of relevant theories. The findings indicate that the student shopping card system functions not only as an administrative transaction tool but also as a structured and sustainable character education medium. Through transaction recording, budget limitations, and transparent reporting mechanisms, students are trained to apply Islamic values in their daily lives. This study concludes that the effectiveness of the student shopping card system is influenced by curricular integration, institutional commitment, and continuous guidance from Islamic teachers and pesantren administrators, making it a relevant, measurable, and innovative educational model in the digital era. ABSTRAK Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia menghadapi tantangan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang kontekstual dan aplikatif di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fungsi sistem kartu belanja santri sebagai instrumen internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter dan penguatan kemandirian santri. Fokus penelitian diarahkan pada hubungan antara mekanisme kartu belanja santri dengan nilai-nilai Islam,seperti kejujuran (ṣidq), kedisiplinan, tanggung jawab, amanah, serta pengelolaan keuangan yang bijaksana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dan kajian konseptual dengan menelaah berbagai referensi mengenai pendidikan pesantren, pendidikan karakter, dan pengelolaan keuangan santri. Tahapan penelitian dilakukan melalui pengumpulan sumber literatur, analisis isi, interpretasi konseptual, dan sintesis teori yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem kartu belanja santri tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi administratif, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang terstruktur dan berkelanjutan. Melalui mekanisme pencatatan transaksi, pembatasan anggaran, dan pelaporan yang transparan, santri dilatih untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas sistem kartu belanja santri dipengaruhi oleh integrasi kurikuler, komitmen institusi pesantren, serta konsistensi pembinaan oleh ustaz dan pengelola pesantren sehingga dapat menjadi model pendidikan pesantren yang inovatif, terukur, dan relevan di era digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

academia

Publisher

Subject

Education Other

Description

ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic ...