Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran berpikir komputasional (PBK) unplugged serta kontribusinya dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel ilmiah dari basis data Google Scholar dan Scopus pada rentang tahun 2020–2025. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBK unplugged efektif mengembangkan kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah anak usia dini, khususnya pada aspek sekuensing, pengenalan pola, dekomposisi, dan berpikir algoritmik. Implementasi pembelajaran dilakukan melalui permainan berurutan, simulasi peran, manipulasi objek konkret, kegiatan berbasis cerita, dan aktivitas ritme musik. Selain meningkatkan pemahaman konsep komputasional, pendekatan ini juga berdampak positif terhadap motivasi dan keterlibatan anak. Tantangan utama meliputi keterbatasan kompetensi guru dalam merancang aktivitas yang terstruktur serta belum tersedianya instrumen asesmen berpikir komputasional yang terstandar untuk anak usia dini. Temuan ini menegaskan bahwa PBK unplugged merupakan pendekatan yang relevan dan efektif diterapkan di PAUD sebagai fondasi pengembangan berpikir sebelum pembelajaran berbasis digital.
Copyrights © 2026