Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
Vol. 12 No. 3 (2026): On Proses

Atribusi Paralinguistik dalam Komunikasi Instruksional pada Diskusi Percakapan Perkuliahan Mahasiswa berdasarkan Teori Atribusi Fritz Heider

Rachmat Barung (Universitas Muhammadiyah Mamuju)
Nurfadhilah Salahuddin (Universitas Sulbar Manarang)
A. Muh. Ayyub Ht (Universitas Muhammadiyah Mamuju)
Syahril Syahril (Universitas Muhammadiyah Mamuju)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atribusi paralinguistik dalam komunikasi instruksional pada diskusi percakapan perkuliahan mahasiswa berdasarkan perspektif teori atribusi yang dikemukakan oleh Fritz Heider. Fokus penelitian mencakup beberapa aspek utama, yaitu perasaan, emosi, pemikiran, ide, atensi, kenyamanan, dan rasa ingin tahu mahasiswa dalam proses interaksi akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis melalui identifikasi unsur-unsur paralinguistik seperti intonasi, tekanan suara, jeda, dan ekspresi nonverbal yang menyertai komunikasi verbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek afektif dan kognitif mahasiswa memiliki pengaruh signifikan terhadap munculnya atribusi paralinguistik. Perasaan dan emosi tercermin melalui variasi intonasi dan ekspresi, atensi terlihat dari respons aktif dan kesesuaian komunikasi, kenyamanan memengaruhi kelancaran penyampaian pesan, sedangkan rasa ingin tahu mendorong partisipasi yang lebih dinamis dalam diskusi. Mahasiswa cenderung mengatribusikan perilaku komunikasi lawan bicara berdasarkan indikator paralinguistik tersebut sebagai representasi faktor internal seperti motivasi, kepercayaan diri, dan pemahaman materi. Penelitian ini menunjukkan bahwa atribusi paralinguistik merupakan komponen penting dalam komunikasi instruksional yang tidak hanya memengaruhi penyampaian pesan, tetapi juga proses interpretasi dan penilaian antarindividu dalam diskusi perkuliahan. Oleh karena itu, pemahaman terhadap aspek paralinguistik dapat meningkatkan efektivitas interaksi akademik dan kualitas pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa keberhasilan komunikasi dalam diskusi perkuliahan tidak hanya ditentukan oleh isi pesan verbal, tetapi juga oleh unsur-unsur nonverbal dan paralinguistik yang memengaruhi cara peserta memberikan atribusi terhadap perilaku komunikatif yang muncul selama proses interaksi akademik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

onoma

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia. ...