Perkembangan teknologi dalam sistem pemerintahan berbasis teknologi (SPBE) sudah mulai diterapkan seperti penggunaan aplikasi e-kinerja sebagai sistem untuk memantau dan mengelola kinerja pegawai secara lebih terukur dan transparan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi e-kinerja terhadap produktivitas kerja ASN di Puskesmas Dumai Barat. Teori yang digunakan sebagai indikator dari penelitian ini adalah Technology Acceptance model (TAM) oleh Fred Davis. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan statistik menggunakan SPSS versi 25.0, yang meliputi uji validitas, uji reabilitas, uji linearitas, uji regresi linear sederhana, uji t serta koefisien determinasi. jumlah penelitian ini melibatkan 71 partisipan yang ditentukan memakai teknik total sampling atau keseluruhan dari total populasi tempat penelitian. Hasilnya nilai t hitung sebesar 6,169 > t tabel sebesar 1,995 dan nilai signifikasi 0,000 < 0,05 serta nilai regresi 0,719 bernilai positif yang mengindikasikan bahwa penggunaan aplikasi e-kinerja memiliki pengaruh langsung serta arah hubungan yang positif terhadap produktivitas kerja ASN di Puskesmas Dumai Barat. Hal ini menunjukkan semakin baik penggunaan aplikasi e-kinerja, semakin meningkat produktivitas kerja ASN. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,355 mengindikasikan bahwa penggunaan aplikasi e-kinerja memiliki kontribusi 35,5% terhadap produktivitas kerja ASN, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Oleh karena itu optimalisasi penggunaan aplikasi e-kinerja perlu terus ditingkatkan guna mendukung peningkatan kinerja dan produktivitas kerja as dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Copyrights © 2026